MAKNA KEMERDEKAAN UNTUK PARA GURU
September 2, 2010 2 Komentar
Oleh: Ade Nurdin
Sertifikasi guru merupakan salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan bangsa kita yang sedang terpuruk. Saat ini raport pendidikan kita ditingkat internasional sangat buruk. Bahkan, jauh tertinggal oleh negara tetangganya, yaitu Malasyia yang konon, dulu sangat membutuhkan guru dari negeri kita. Katanya, dulu guru-guru dari negeri kita banyak yang mengajar di sana. Benar-benar sebuah penghargaan yang sangat baik.
Dalam pandangan pemerintah, salah satu penyebab keterpurukan ini adalah kualitas guru yang sangat rendah. Mereka miskin metoda pengajaran dan informasi tentang perkembangan dunia pendidikan yang sedang terjadi di dunia luar. Akibatnya, cakrawala pemikiran para pelajar pun ikut tertinggal. Bahkan, jauh tertinggal dari para gurunya. Padahal, mereka akan mengalami zaman yang tidak dialami oleh gurunya. Sebuah zaman yang diramalkan akan menghanyutkan manusia buta pendidikan ke samudra keterbelakangan dan gelombang keterpurukan.
Adapun salah satu penyebab keterbelakangan para guru, masih menurut pemerintah kerena penghargaan kepada mereka yang sangat tidak layak. Penghasilan para guru sangat minim. Kehidupan mereka tidak atau kuarang terjamin. Dampaknya, bagi para guru daripada memikirkan cara mengajar agar anak didiknya berhasil lebih baik mencari tambahan pengahasilan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
Dengan ketidaklayakan ini banyak guru yang enggan melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Tugas mengajar sangat tidak terpogram dan asal-asalan. Pokoknya, tidak ada usaha untuk meningkatkan mutu profesi keguruannya. Hal ini berimplikasi terhadap ketidaktahuan dan keengganan guru untuk mencari alternatif-alternatif pengajaran ketika sulit mengajarkan salah satu bahan ajar.
Adapun kreativitas mencari alternatif-alternatif tersebut dapat diperoleh sang guru dibangku pendidikan yang tinggi. Oleh karena itu, tanpa sekolah yang tinggi para guru akan banyak menghadapi masalah yang sulit ketika di lapangan menghadapi anak didiknya.
Oleh karena itu, pemerintah merasa perlu meningkatkan taraf hidup dan pendapatan mereka. Adapun salah satu cara yang ditempuh pemerintah adalah sertifikasi. Solusi di atas bisa dikatakan benar bila penyebab utama hilangnya kualitas para guru dalam mencerdaskan generasi bangsanya adalah faktor keterbelakangan ekonomi. Sebab, mau kuliah bagaimana apabila gajih mereka pas-pasan.
Rencana pemerintah ini ternyata membawa perubahan. Buktinya, mayoritas guru kini telah berada di bangku kuliah. Bahkan yang sudah duduk di bangku kuliah, punya tuntunan melanjutkan ke jenjang berikutnya. Seminar-seminar tentang pendidikan diadakan dimana-mana. Bahkan, sertifikat-sertifikat penataran dan seminar pendidikan laku keras, sehingga membawa berkah bagi para penyelenggara. Bahkan obrolan hangat para guru saat ini adalah sekitar persoalan sertifikasi.
Namun, benarkah program pemerintah ini akan mampu mendongkrak kualitas pendidikan kita, paling tidak mendekati negara tetangganya itu? Mungkin jawabannya tidak bisa hari ini, karena program ini untuk jangka panjang. Walaupun demikian, ada yang harus diperhatikan dan diwaspadai, jangan-jangan dengan sertifikasi bukan meningkatnya kualitas pendidikan, karena para gurunya sudah banyak menguasai metoda pengajaran dan mempraktekannya dilapangan. Tetapi justru sebaliknya, para guru yang belum lolos disibukkan mengurus persyaratan administrasinya dan mengumpulkan point sebanyak-banyaknya agar bisa mencapai target. Sedangkan guru yang sudah lolos terninabobokan dengan pendapatannya hari ini dan ingin terus menigkatkannya. Kalau sudah demikian, idealisme kebangsaan kita akan terkikis habis dan digantikan oleh fikiran dan keinginan pragmatis untuk mencari keuntungan semata. Selain itu, dalam angan-angannya tidak ada secercah keinginan pun untuk mengangkat mutu pendidikan anak bangsa ini. Padahal idealisme itulah yang dulu pernah mengangkat martabat pendidikan bangsa ini yang sekaligus mengangkat martabat pemilik bangsanya di mata dunia.
Oleh karena itu, peringatan hari kemerdekaan tahun ini harus dijadikan awal kemerdekaan bagi para guru untuk melaksanakan idealisme ini, serta menjauhkannya dari sekat-sekat keinginan pragmatis yang akan mengganggu dan menghancurkannya.
*) Diterbitkan di Pikiran Rakyat (Forum Guru, 26 Agustus 2010)





http://www.facebook.com/teh.aat?v=wall&story_fbid=149250038431146&ref=notif¬if_t=feed_comment_reply#!/event.php?eid=150026915021722&ref=mf
Do’a untuk Guru dan Teman
Ya Allah…Ya Tuhan kami
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Pada hari ini kami berkumpul di tempat, dimana kami
belajar menuntut ilmu
dengan harapan kelak menjadi manusia
yang berguna bagi keluarga dan bangsa
Dan pada hari ini pula
kami bertemu dengan teman kami belajar
serta para Guru yang kami cintai
Ya Allah Ya Tuhan kami
Beri kami petunjuk dan hidayahMU
Agar kami selalu berjalan
dijalan yang Engkau ridloi
Jalannya orang orang yang Engkau cintai
Berikan kami cintaMU
dan cintanya orang orang yang mencintaiMU
Agar kami bisa selalu mengasihi sesama kami
Bisa mencintai anak anak kami
dan mendidik mereka
menjadi orang yang lebih baik dari kami
Bisa mencintai dan menghormati guru guru kami
Yang menjadikan kami
manusia yang berguna bagi diri dan negeri ini
Ya Allah ..Ya Tuhan kami
Berikan kami kekuatan
untuk selalu berbuat benar
Agar kelak anak cucu kami dapat merasakan perbuatan kami
dan bangga dengan karya dan karsa orang tuanya
Berikan kami keberanian
untuk selalu berkata yang benar adalah benar
Dan yang salah adalah salah
Sehingga kebenaran
selalu menyertai langkah dan tujuan kami
Berikan kami
kerendahan hati
agar selalu bisa menerima yang baik
dan selalu berbuat baik
Ya Allah ..Ya Tuhan kami
Kami adalah hambaMU
Yang tak luput dari salah dan dosa
Ampunilah dosa dosa kami
dan dosanya guru guru dan teman teman
yang telah mendahului kami
Berikan kepada guru guru kami
kesehatan, kekuatan dan kemuliaan
agar beliau masih bisa melihat hasil anak didiknya
hasil jerih payah dan pengorbanannya
Yang menjadikan kelas sebagai ruang ibadahnya
Yang menjadikan murid sebagai ladang amalnya
Yang menjadikan buku sebagai tuntunan cintanya pada kami
sebagai dasar kecintaan dalam mendidik kami
Yang menjadikan kami dari jelaga hitam yang kotor
menjadi pewangi dan melati
yang mengharumi dunia sekitar kami dengan karya
hasil ajaran guru guru kami
Ya Allah ..Ya Tuhan kami
Jadikan kami
menjadi murid selamanya,
agar kami selalu ingin belajar
dan terus mendidik anak cucu kami
yang kelak menjadi pejuang bangsa
yang mampu mengangkat harkat dan kehormatan orang tua
dan mampu memajukan bangsanya
Dan yang terakhir Tuhanku
Jadikan ajaran guru kami
sebagai amal jariah, amal ibadah mereka
yang tak pernah berhenti mengalir
karena kami berusaha untuk selalu mengamalkannya
dan kami ajarkan kembali
pada anak cucu kami
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةً۬ وَفِى ٱلۡأَخِرَةِ حَسَنَةً۬ وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ